Dari Surabaya ke Ponorogo

Hi everybody.. Nice to meet you again. Hehe. Maaf, aku cuma mau ngetes bahasa inggrisku ini. Kalau ada salah, maaf ya. Di sini aku mau cerita tentang perjalanan panjangku dari Surabaya ke Ponorogo. Silahkan dibaca dan semoga kalian gak bosen sama kata – kataku yang membosankan ini, ya 🙂

Jadi aku berangkat ke Ponorogo sekitar jam 4 – 04.30 pagi. Lebih tepatnya setelah shalat subuh. Aku ke Ponorogo gak sendiri, tapi sama orang tua, kakak, dan saudara sepupuku. Kemarin orang tuaku bilang gini, ” Besok berangkat jam 3 pagi. ” Kaget juga, sih. Tapi aku juga seneng soalnya gak perlu panas – panas ke Ponorogo. Karena orang tuaku bilang gitu ke aku, aku bertekad buat begadang sampe jam 3. Dan hal itu terwujud! Untungnya aku udah nata baju sebelum internetan. Jadi bisa santai – santai buat internetan. Hoho..

Jam 03.30 pagi orang tuaku bangun (sebenernya aku yang ngebangunin orang tuaku). Setelah itu aku langsung mandi sesuai perintah mamaku. Dan aku memakai baju yang nyaman untukku saat perjalanan. Setelah siap, ” Kajjaaaa, ” teriakku dalam hati. Di depan rumahku, lampu masih nyala dan lampu di rumahku dimatikan (aku yakin pasti untuk menghemat tagihan listrik).

Ajaib…! Aku langsung tidur di mobil setelah beberapa menit naik ke mobil. Huaaam. Bener – bener ngantuk, deh. Oh ya, waktu di Krian (kalau gak salah) ada orang yang kecelakaan. Ada 5 orang yang ada di lokasi kejadian termasuk si korban kecelakaan (wuih, bahasanya). Aku kasian ngeliat mereka. Kayanya yang kecelakaan cuma 1 orang. Diantara 5 orang itu, ada 3 orang yang nyegat kendaraan. Pasti buat si korban kecelakaan itu untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Mobil pun melaju kencang menjauhi tempat kejadian. Aku gak tau apa yang terjadi setelahnya dan aku langsung, ” Groook…. ” tidur dengan pulaaas.

Aku bangun di Madiun. Kebetulan mama ngajak makan pagi di warteg. Dan kebetulan juga aku lagi lapeeeer bangeeeet.. Di warteg ini, kita bisa ngambil sendiri nasi, lauk dan sayur sesuka hati. Entah itu banyak atau sedikit. Jadi aku ngambil nasi + gudeg. Enak banget dan harganya muuuurraaah buanget. Setelah makan, kita lansung melanjutkan perjalanan. Ajaib (lagi)! Aku gak ngantuk lagi. Wajar sih, soalnya aku udah tidur berjam – jam dan perutku udah keisi. Aku merasa kalau perjalanan dari Surabaya ke Ponorogo ceeeepeeet banget. Mungkin karena aku tidur berjam – jam atau karena gak macet. Aku beruntung. Aku udah mulai libur sejak kemarin. Rapotan juga udah. Dan alhamdulillah hasilnya juga memuaskan dan aku rangking 1. Alhamdulillah… Waktu di Madiun, aku ngeliat anak – anak SD lagi istirahat di sekolah. Dan mungkin juga anak – anak SMP atau SMA juga belum terima rapot. Beruntungnya, aku udah libur dari kemarin *bangga*

Di mobil aku ndengerin lagu sambil ngeliat pemandangan di sekitarku. Lagu yang paling ku suka adalah lagunya SHINee…. Wuaaah, aku paling suka OST Haru. So sweet banget kaya orang yang nyanyi lagunya.. Ehehehe. Aku dateng di rumah ibu (nenekku) jam 9 pagi. Waktu aku mencet bel, aku langsung disambut 2 saudara sepupuku yang masih kecil. Aku kaya artis aja, ya? Dikerubuti orang banyak (hah, banyak? Apa 2 orang itu banyak?)

Yah begitulah kegiatanku di mobil selama perjalanan. Membosankan, ya? Pasti kalian bosen baca cerita ini. Soalnya sama sekali gak seru atau mengasyikan. Cuma tidur, bangun, makan, ngeliat kanan kiri. Huh.. Paraaaah… Moga – moga kalian suka sama ceritaku ini dan maafkan kata – kata yang kurang enak dibaca dan agak baku. Hehe. Soalnya aku belum biasa. Aku cuma mengharapkan saran dan krikitk. Supaya aku bisa memperbaiki kesalahanku dalam menulis. Terimakasih 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s