In The Late Night

Dark Alley

Main Cast: Kim Yura (Kim Ah Young of Girl’s Day)

Author: olgaafifa / oljjang

Genre: Mystery, Horror

Ratting: G

Length: Drabble

Disclaimer: Ide cerita murni hasil pemikiran saya! Kecuali si tokoh utama. Dia milik Tuhan dan kita bersama(?)

* * * * *

Matahari sudah menyembunyikan dirinya sejak berjam-jam yang lalu. Lampu-lampu yang berdiri kokoh menyala sedikit temaram di tepi jalan, terkalahkan oleh cahaya bulan dan bintang yang bahkan jaraknya sangat jauh dari bumi. Sepinya jalanan di malam ini membuat seorang gadis berseragam sekolah berjalan dengan sedikit membungkuk.

Kim Yura, gadis 16 tahun itu berjalan lesu seraya memamerkan wajah masamnya sepanjang jalan. Bibir tipisnya meloloskan beraneka ragam umpatan atas nasibnya yang  harus berjalan sendirian di jalan sesepi ini. Pelajaran tambahan yang super membosankan di sekolah membuatnya mau tidak mau harus pulang selarut ini. Jika saja sahabatnya tidak sakit perut dan tidak harus pulang lebih awal, mungkin ia masih bisa tersenyum meski pulang selarut ini adalah hal yang paling ia benci.

Yura sedang asyik berjalan, dengan umpatan-umpatan sebagai background music-nya, ketika kedua matanya tidak sengaja menangkap sesuatu yang sedikit menggelikan. Ia melihat dua orang yang berdempetan. Yeah, sepasang kekasih yang sedang berpelukan. Ia paham malam ini sangat dingin, tapi tolonglah. Jangan berpelukan seerat itu di sini! Ingat. Ini. Tempat. Umum.

Tidak peduli dengan pemandangan yang sangat memuakkan itu, Yura terus berjalan. Ia hanya ingin segera melewati dua sejoli yang dimabuk cinta itu. Namun, langkah lebarnya harus terhenti karena mendengar sesuatu yang aneh. Sesuatu yang terdengar dari sepasang kekasih yang jaraknya hanya satu meter dari hadapannya. Sesuatu yang terdengar seperti bisikan meminta tolong pada siapa sa—

“AAAKH!!!”

Yura terkesiap. Mendengar jeritan wanita barusan, membuatnya merinding. Makin lama, jeritan itu semakin lirih, tergantikan oleh deru nafas sang pemilik yang sangat keras. Yang semula tampak tenang, tubuh ramping wanita itu menegang seketika. Yura yakin wanita itu sedang meregang nyawa. Tatapan sayu wanita itu membuatnya terenyuh. Begitu juga dengan tangan panjangnya yang melambai-lambai seperti memberi isyarat pada Yura untuk menolongnya.

Tapi, pikiran Yura kacau. Otaknya menyuruhnya untuk segera berlari ke kantor polisi terdekat. Namun apa daya tubuh tingginya menolak untuk bergerak. Yang ia tahu, kakinya terasa sangat kaku. Bahkan ia tidak mampu menelan ludahnya sendiri saking takutnya. Jadi, apa yang harus ia lakukan? Ia tidak tega melihat tubuh wanita muda itu yang sudah terkulai lemas di dekapan sang pri—hah? Tunggu! Terkulai lemas? Hei! Jangan bilang kalau wanita itu sudah… mati? Demi apapun, dalam hati ia merutuk dirinya yang selalu menomorsatukan rasa takut.

Pria itu sontak menolehkan kepalanya ke Yura, memberikan sebuah tatapan kosong yang mengerikan pada gadis itu. Yura terkejut. Seluruh tubuhnya bermandikan keringat, kakinya gemetaran. Ekor matanya melihat wajah tampan pria itu yang sangat pucat dan berhiaskan darah pada bibir bahkan sampai menetes ke leher jenjangnya. Bau anyir khas darah bahkan dapat tercium oleh indera penciuman Yura. Lalu, mata pria itu sangat indah. Namun, kenapa begitu menakutkan? Dan astaga. Yura berharap pria itu memakai gigi palsu. Yang benar saja! Gigi taring nan tajam itu membuatnya ingin ke kamar mandi secepatnya!

Pria itu pun menyeringai kejam. Kedua mata merahnya menatap Yura dengan tatapan meremehkan karena gadis itu tidak bisa berbuat apa-apa. Lalu, ia mengibaskan jubah hitamnya sehingga di detik selanjutnya… pria misterius itu lenyap. Yura masih tidak bisa percaya dengan apa yang terjadi. Ia menatap nanar mayat wanita di depannya, meminta maaf karena tidak bisa menolongnya.

Pria itu… pria yang membuatnya penasaran setengah mati. Siapa? Siapa dia?

END

Wkwkwkwk. Apa ini? Aduh, maaf kalau jelek, banyak yang nggak nyambung, atau yang lainnya. Aku masih belajar, jadi pasti kacau balau. Apalagi ini pertama kalinya aku bikin cerita dengan genre horor, misteri begini. Maaf juga kalau nggak bisa dapet feel horor sama misterinya. Dan juga gambarnya… itu aku ambil acak di google. Aduuuh /.\

Sebetulnya ini suruhan temen untuk bikin cerita misteri. Mungkin kayak gini ya yang dia maksud? Soalnya belum aku kasih tau ke dia kalau hasilnya jadi kayak gini. Wakakakak. Dan ini juga jadi alasan kenapa aku pake cast Yura. Aku cari nama member GB Korea yang nggak begitu njelimet(?). Wawawawaw. Ya syudahlah. Pokoknya, tolong dikomen dan dikritik. Butuh banget, nih. Hohoho. Tengkyuuu~

Btw, Yura imut juga ternyata xD

tumblr_mkkyfkG9xj1qk12q0o1_1280

Advertisements

4 thoughts on “In The Late Night

  1. Jadil. Dia. Vampire. itu bukannya lagi bermesraan tapi cowoknya lagi haus itu hhaha, ih aku itu paling gabisa nulis horror olga, ini bagus 🙂

      • bagus kok, ga muter-muter gitu hlo, dia lewat jalanan gelap ngelihat orang pacaran ternyata cowoknya vampire, simple ditambah rasa-rasannya dia kok jadi suka gitu sama vampirenya ganteng kali ya haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s